My Blog

Angkringan Mas Jalu – Makanan murah tapi tetap enak!

Angkringan Mas Jalu

Angkringan Mas Jalu – Makanan murah tapi tetap enak, kamu bisa mampir ke Angkringan ini. Ada juga nasi kucing yang empuk dengan 15 lauk lezat yang bisa dipilih.
Angkringan sering menjadi pilihan makan yang hemat karena harganya yang murah. Angkringan sendiri merupakan icon Yogyakarta berupa food truck dengan iringan sederhana.

Menunya berupa nasi kucing hingga lauk pauk berupa sate. Oleh karena itu angkringan identik dengan ‘wong kecil’ karena harganya yang murah. Meski begitu, makanan di Angkringan memiliki cita rasa tersendiri.

Maka tak heran jika angkringan selalu dicari oleh banyak orang. Salah satunya, Anda bisa mampir ke Angkringan Mas Jalu yang terletak di Jalan Padang Panjang, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Fakta Menarik Angkringan Mas Jalu

1. Dijual selama 10 tahun

Pemilik Angkringan Mas Jalu telah menjual Angkringan selama 10 tahun. Foto: detikcom/Riska Fitria
Angkringan ini milik seorang pria asal Pemalang, Jawa Tengah, Rusdianto atau biasa disapa Jalu. Oleh karena itu Angkringan ini disebut Angkringan Jalu.

Rusdianto mengatakan kepada detikcom (11/06) bahwa Angkringan ini masih tergolong baru. Angkringan Mas Jalu pertama kali dioperasikan pada 4 April 2022.

Namun sebelumnya ia bekerja sebagai salesman di Angkringan di kawasan Cibinong selama 10 tahun. Ketika angkringannya mulai tumbuh disana, dia juga memberikan angkringan untuk diteruskan oleh keponakannya.

“Saya berikan kepada keponakan saya. Kemudian saya buka lagi di Ciputat. Kalau di Ciputat, sebenarnya saya tetap punya adik karena adik dulu waktu itu,” kata Rusdianto.

Kemudian Rusdianto dan istrinya memutuskan untuk membuka Angkringan di Jakarta. Tepatnya di Jalan Padang Panjang, Setiabudi, Jakarta Selatan, karena terlihat tidak ada orang yang berjualan angkringan.

2. Bisa makan sambil duduk lesehan

Angkringan identik dengan gerobak, pembeli biasanya bisa makan sambil duduk di kursi gerobak. Begitu tatap muka dengan lauk pauk yang ditawarkan di atas meja.

Angkringan Mas Jalu juga begitu. Namun selain itu, pengunjung juga bisa menikmati hidangan angkringan sambil duduk di lantai di sini. Di belakang gerobak ada sekitar 3 meja kecil yang dilapisi karpet.

3. Nasi kucing tersedia dalam dua jenis

Nasi kucing teri balado ditawarkan di Angkringan Jalu Foto: detikcom/Riska Fitria
Untuk menunya, angkringan identik dengan nasi kucing. Disebut nasi kucing karena disajikan dalam porsi kecil, sekitar 3 sendok makan nasi. Nah, berikut ini ada dua jenis nasi kucing yang tersedia.

Ada Nasi Kucing Tempe Orek dan Ikan Teri Balado yang dibandrol dengan harga masing-masing Rp. 3.000. Ciri khas nasi kucing disini adalah kemasannya yang dibungkus dengan daun pisang.

“Kami biasanya menggunakan kertas bungkus nasi, kalau pakai daun pisang baunya enak kalau dibakar, jadi memberi cita rasa tersendiri,” kata Rusdianto.

Tempe orek isi dan balado ikan teri disajikan di atas nasi. Tempe Orek memiliki kombinasi rasa manis dan gurih, sedangkan varian teri balado memiliki rasa perpaduan asin, gurih dan pedas.

4. Ada 15 pilihan lauk pauk

Angkringan Mas Jalu memiliki 15 lauk yang bisa dipilih.
Makan nasi kucing enak dengan lauk pauk. Ada sekitar 15 macam lauk pauk di Angkringan Jalu, yang sebagian besar disajikan dengan tusuk sate seperti sate.

Mulai dari usus, kulit, telur, bakso, kikil, otak-otak, sosis, paha ayam, sayap ayam, leher ayam, ceker, tahu bacem, tempe bacem, gorengan dan lain-lain.

Semua suplemen ini tersedia dengan harga terjangkau yaitu di kisaran Rp. 3.000 – Rp 6.000. Semua lauk pauk dibumbui, tetapi dibakar lagi sebelum disajikan.

Begitu juga nasi kucing. Kami suka kecap yang meresap, jadi bikin ketagihan. Kami menyukai tempe bacem yang kental dan padat serta memiliki rasa yang manis.

Selain itu, kami juga mencoba ayam yang empuk dan gurih. Lebih enak lagi kalau dicocol dengan saus bawang yang agak gosong di lidah.

5. Susu jahe untuk menghangatkan badan

Tidak lengkap rasanya mampir ke Angkringan tanpa menikmati susu jahe hangat. Segelas susu jahe di sini seharga Rp 7.000. Susu jahe terbuat dari jahe asli.

Ada sekitar tiga potong jahe yang dihaluskan kemudian diseduh dengan susu kental manis. Rasanya seimbang antara manis dan hangat-pedas berkat jahe.

Di balik pembuatan angkringan ini, Rusdianto menceritakan sebuah kisah pertempuran. Bagaimana kondisi wanita yang membutuhkan cuci darah 1-2 kali seminggu?

Jadi dia harus cuci darah 8 kali dalam satu bulan. Untung pakai BPJS Kesehatan jadi biaya cuci darahnya gratis. Namun, dia tetap harus membeli vitamin.

Membeli vitamin ini dalam sebulan akan menelan biaya sekitar 5-6 juta. Itu sebabnya mereka berjuang dengan bisnis angkringan mereka.

Bagi Anda yang ingin mampir ke Angkringan Jalu, Angkringan ini buka pada hari Rabu hingga Senin (Selasa tutup). Buka dari pukul 18.00 – 03.00 pagi.

Angkringan Mas Jalu
Jalan Padang Panjang
Setiabudi, Jakarta Selatan.
Telepon: 0857-7655-8629
Jam Buka: Rabu-Senin (Selasa tutup) 18.00-03.00

Bagi Anda yang ingin membaca berita tentang persyaratan boarding flight domestik dapat membaca artikel berikut.

Simak terus artikel menarik lainnya di vivaplus.id

Exit mobile version